PEDAGANG KAKI LIMA VS SATPOL PP

keindahan kota emang sangat penting c…maka dari itu penertiban pedagang kaki lima yang berjualan di tempat-tempat nonformal selalu di lakukan….

setuju 100% deh kalo masalah itu mah….

tapi masalahnya:

penertiban yang mengandung unsur kekerasan















aksi saling melempar antara PKL dan satpol PP

fenomena ini sering kita lihat di kota-kota besar…kalo di daerah w c keknya gag ada*how lucky w tinggal di solo tercinta*

nah, mereka mengambil barang dagangan dengan paksa. dan terkadang malah mengobrak abrik barang dagangan….hufh

di sini terjadi pro dan kontra tentang penertiban yang mengandung kekerasan…

pihak satpol pp menuturkan bahwa jauh-jauh hari mereka sudah di beri tahukan bahwa akan di adakan penertiban bagi pedagang kaki lima yang berjualan di sini…jadi mereka mempunyai hak untuk bertindak demikian kepada para pedagang kaki lima yang tidak patuh pada peraturan.

pihak pedagang menampik peryataan tersebut, mereka bilang bahwa sama sekali tidak ada pemberitahuan sebelumnya…malah mereka bilang, ada pihak yang mengaku petugas satpol pp yang meminta pajak tempat berdagang.bahkan terkadang petugas satpol pp mengambil barang dagangan mereka seenaknya…mereka menggunakan seragam mereka untuk bertindak semena-mena…*pengen gratisan doank nih

jangan semua kesalahan kita jatuhkan pada para pedagang donk…

mereka juga gag kan jauh-jauh hijrah ke kota hanya untuk menjadi pedagang kaki lima kalau basicnya mereka sejahtera di desa…gag ada yang mau kok…

kalau masalah tempat-tempat yang formal untuk berjualan??

ini urusan pihak tata kota..

tempatkan lah pada rakyat kecil ini, kalo memang kalian tidak memperbolehkan mereka berjualan di tempat-tempat informal, maka siapkan tempat-tempat formal untuk mereka…

fakta: masyarakat lebih membutuhkan mereka di tempat-tempat informal….

contohnya, di mall-mall, di pekantoran, di gedung persekolahan….siapkan tempat-tempat formal untuk para pedagang, dengan demikian para pembeli pun juga tidak kerepotan keluar jauh-jauh untuk mencari makanan atau barang yang mereka butuhkan. dampak positif lainnya dengan mereka tidak keluar kandang untuk membeli barang adalah kurangnya kendaraan yang di gunakan jadi hemat BBM jadi berkurangnya polusi jadi para pembeli juga menghemat waktu mereka yang padat.

nah kalo gitu kan jadi enak,

NO KEKERASAN YES MUSYAWARAH!!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

FENOMENA ARTIS JADI CALEG

kalo w bilang sih…dari OBJEK jadi SUBYEK…ya gag??

awalnya artis Cuma di jadikan icon ato penghibur aja saat kampanye partai politik. tapi kemudian si artis di rekrut menjadi kader di parpol.

partai yang paling banyak merekrut artis menjadi caleg nya adalah PAN (Partai Amanat Nasional). terakhir w dengar ada 11 artis yang menjadi calegnya. Tercatat beberapa nama artis yang menjadi caleg pada beberapa partai politik:

1. Nurul Arifin Golkar
2. Mandra Naih
3. Marrisa Haque PPP
4. Emilia Contessa PPP
5. Denada PPP
6. Rachman Yacob PPP
7. Nani Wijaya PPP
8. Luna Maya PDP
9. Adjie Massaid, PD
10. Angelina Sondakh PD
11. Tamara Geraldine PDS
12. Ricky Johanes PDS

Caleng Artis dari PAN
1. Wulan Guritno (Jateng III)
2. Marini Zumarnis (Jabar V)
3. Eko Patrio (Jatim VIII),
4. Ikang Fawzi (Banten I),
5. Derry Drajat (Jabar II),
6. Adrian Maulana (Sumbar II),
7. Raslina Rasyidin (Jakarta III),
8. Tito Soemarsono (Jabar VII),
9. Maylaffayza (Banten III),
10. Mandra (Jakarta I),
11. Mara Karma (Riau II),
12. Cahyono (Jatim III),
13. Henidar Amroe (Jateng VII),
14. Eka Sapta (Riau I),
15. Lucky Artadipraja (Jabar V),
16. Intan Sevilla (Jatim V),
17. Poppy Maretha (Lampung I),
18. Irene Librawati (Lampung II).


dan mungkin masih buanyak lagi...

di antara mereka ada yang punya latar belakang politik yang baik, tapi lebih banyak yang gag punya latar belakang politik dan visi misi yang jelas….

trus pertanyaannya..

KALAU MEREKA BENAR-BENAR TERPILIH MENJADI CALON LEGISLATIF, APAKAH MEREKA MAMPU MEMIMPIN NEGARA YANG MAKIN TERPURUK INI????

huehuehue…

bukannya meragukan kemampuan yak…tapi memang harus di pertanyakan kemampuan mereka. karena selama ini lum pernah w denger prestasi mereka di bidang politik. ada yang peernah dengar???

muncul juga pendapat bahwa sebenarnya partai politik tersebut hanya memanfaatkan kepopuleritas para artis untuk mendapatkan suara yang banyak pada pemilu nanti.hmmmm????

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

MAHASISWA ITU.....

emang siy nih bukan kapasitas w sebagai seorang mahasiswa bedjat untuk megomentari keadaan mahasiswa Indonesia dewasa ini, hehe…

tahu kah anda kekuatan kedua yang sangat di takuti pemerintahan yang dzalim setelah media??

jawabnya adalah…MA-HA-SIS-WA!!

walau pun masih dalam satu family, mahasiswa dapat di klasifikasikan mejadi beberapa kelas.*lhah jadi melenceng ke biologi nuh=P*

ada mahasiswa disiplin
pulang kuliah, langsung pulang…..ngerjain tugas dari dosen…kalau gag ada tugas ya belajar di rumah. hmmmm, ok juga c….tapi idup lw sebagai mahasiswa terlalu standar.huehue
trus apa kontribusi lw sebagai mahasiswa untuk Negara dunk??
w gag bilang ilmu itu gag penting, cari IP tinggi itu gag penting luh…hehe*

terkadang pengalaman itu lebih di perhitungkan dari pada ilmu..
misalnya aja yak,
seorang bidan kalo cuma tau teori bagaimana cara melahirkan anak aja gag cukup, dia harus punya pengalaman kerja dulu dengan membantu bidan-bidan yang sudah ahli atau dokter-dokter kandungan sampai dia mendapat sertifikat layak praktek.nah...bisa kita liyat, kalo teori aja gag cukup, kudu di barengi dengan pengalaman yang matang.
kalau w jadi ibu hamil...w mending melakukan persalinan di mbah dukun yang sudah berpengalaman dari pada di bu bidan yang cuma tau teori aje.hehe

mumpung masih jadi mahasiswa….sok atuh, cari pengalaman sebanyak-banyaknya. karena nantinya Negara ada di tangan kita coy!!jangan sampai pada masa pemerintahan kita*halah* keadaan Negara jadi tambah terpuruk….tunjukin kontribusi lw sebagai mahasiswa…tunjukin bahwa kita mampu membuat perubahan di negeri kita ini dengan kemanpuan kita masing2!!
jadi intinya ” ilmu dan pengalaman bisa berjalan beriringan…


ada mahasiswa yang berjiwa pejuang

Turun ke jalan, menabuhkan genderang juang, menancapkan tiang keadilan , Menahan panasnya terik sinar matahari sampai baju mereka basah menyerap keringat mereka yang terus saja menetes….
tapi semua itu belum setara dengan penderitaan rakyat kecil di sana..
terkadang ada juga mahasiswa yang melencengkan kebebasan beraspirasi…
buntut-buntutnya tawuran dengan aparat ….*anehnya tiap w nonton berita di tv pasti gag luput dari siaran berita soal salah satu perguruan tinggi di makasar yang tawuran*

berikut gambar ke anarkisan mahasiswa yang w ambil dari website kompas


hihihi....



uy….lihat prinsip awal mahasiswa dunk coy, mahasiswa itu layaknya pejuang!dia memperjuangkan keadilan dan kebenaran. mahasiswa itu bisa berpikir kritis dalam memecahkan permasalahan bukan dengan emosi semata….
jangan malah jadi mahasiswa yang melukai sodaranya sendiri….*contoh kecilnya aja deh: lw lempar batu tapi tapi gag kena sasaran, malah kena orang lewat yang gag tau apa2,kalo lw lempar kacang c gpp….banyak yang mangap.haha*

jadi intinya: jadilah mahasiswa yang akal dan akhlaknya bisa berjalan beriringan…

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS